Dark Matter Penahan Jagat Raya

Sekitar 18 tahun yang lalu, saya selalu bertanya-tanya, apa yang menyatukan galaksi-galaksi dan menahan bintang agar tidak terbang menjauh. Penjelasan mudahnya begini, jika bulan mengelilingi bumi, bumi mengelilingi matahari, matahari mengelilingi pusat galaksi bimasakti (supermassive black hole), lantas galaksi itu mengelilingi / dibungkus oleh apa?

Cukup sering juga persoalan ini saya diskusikan secara ngawur dengan teman-teman, dan sudah pasti kesimpulannya pasti ngawur juga, hehehe. Yah, pertanyaan itu masih belum terjawab, sejak saya masih SMP, hingga di usia 30 tahun ini.

Gambar dark matter
Dark Matter Streams

Alhamdulillah, setelah membaca artikel tentang Gravitasi Bahan Gelap (Dark Matter) di National Geographic Indonesia, aku jadi tahu istilah yang tepat untuk menyebutnya, meskipun mereka — para kosmolog — masih belum mengetahui identitas zat misterius itu. Singkat kata, seluruh galaksi yang ada di jagad raya ini, disatukan oleh Dark Matter.

Mungkin saja, suatu saat matahari, bumi dan bulan akan terhisap oleh supermassive black hole, atau bahkan bisa saja memasuki fase baru “sobekan besar, yaitu the big rip. Yah, ada begitu banyak spekulasi ataupun teori, mengenai alam semesta ini.

Mumpung masih bernuansa lebaran, “selamat berlebaran, mohon maaf untuk semuanya, karena saya dan keluarga pasti punya banyak salah.“.

Image source: Kipac