Desain Logo Kok Bisa Mahal?

Beberapa bulan yang lalu, ada balon (bakal calon) klien menanyakan kenapa biaya desain sebuah logo semahal itu. Dan sekitar 3/4 hari yang lalu ada lagi balon klien menanyakan hal serupa. Sebenarnya jika saya dan sampeyan tidak malas, ada banyak artikel terkait bertebaran di mesin pencari.

Jasa desain logo surabaya
Ilustrasi desainer grafis. Sumber: Unsplash.com

Tapi berhubung malam ini ada waktu luang, maka gak ada salahnya jika saya menulis blog post berjudul “Desain logo kok bisa mahal?“.

Analogi Desain Logo

Pernah dengar mobil bermerek Bentley? Atau jangan-jangan sampeyan punya. Pernah dengar mobil bermerek Lamborghini dan Ferrari? Pastinya tahu kan ya? Sekarang kira-kira berapa harga sebuah mobil bermerek Bentley, Lamborghini dan Ferrari? Pastinya milyaran rupiah kan?

Lalu kira-kira berapa harga sebuah mobil bermerek Honda? Spesifiknya Honda Jazz keluaran terbaru. Pasti dibawah 400 juta rupiah kan?

Lantas apa saja yang membedakan antara mobil Bentley Continental dengan Honda Jazz? Bukankah keduanya adalah mobil yang memiliki fungsi dasar yang sama? Kok harganya bisa beda?

Jawaban yang paling umum adalah, yang membedakan kedua mobil tersebut adalah tingkat kemewahan, kualitas material dan mesinnya.

Jasa desain logo surabaya
Ilustrasi mobil mewah. Sumber: Unsplash.com

Sekarang apakah sampeyan pernah mendengar jam tangan bermerek Rolex, Audemars Piguet dan Blancpain? Atau jangan-jangan sampeyan punya salah satu dari ketiga merek itu? Kira-kira berapa harga sebuah jam tangan dengan merek Audemars Piguet? Saya kasih bocorannya ya, sebuah jam tangan bemerek Audemars Piget harganya ada yang £150,000. Kalau dikonversi ke Rupiah, kira-kira Rp 2,115,642,022.

Lalu sekarang kira-kira berapa harga termahal sebuah jam tangan yang dijual oleh pedagang kaki lima? Setahu saya, rata-rata paling mahal masih dibawah Rp 100,000, bahkan yang 50 ribuan juga banyak.

Lantas apa yang membedakan antara jam tangan bermerek Audemars Piguet dengan jam tangan yang dijual oleh pedagang kaki lima? Bukankah keduanya sama-sama memiliki fungsi dasar yang sama? Kok bisa beda harga?

Jawabannya masih tetap sama, yang membedakan kedua jam tangan tersebut adalah tingkat kemewahan, kualitas material dan mesinnya.

Mari Kita Bayangkan

Sekarang mari kita bayangkan, bagaimana penampilan kita jika mengendarai Bentley tipe Continental, memakai jam tangan Audemars Piguet tipe Royal Oak Perpetual Calendar, mengenakan pakaian bermerek Kiton yang harganya mencapai $50,000 atau Rp 66.4450.000, dan memakai sepatu buatan House of Testoni yang harganya mencapai $30,000 atau Rp 398.670.000.

Sudah bisa membayangkan bagaimana penampilan sampeyan? Sekarang bayangkan bagaimana jika semuanya itu dikenakan oleh orang lain, kemudian sampeyan melihatnya.

Sekarang bayangkan diri sampeyan adalah seorang pengusaha yang menemui investor supaya mau berinvestasi dalam jumlah besar, misal: 5 triliun Rupiah ke perusahaan yang sampeyan kelola, dengan berbekal penampilan seperti itu. Kira-kira sang investor percaya dan bersedia atau tidak?

Kemudian mari kita bayangkan, bagaimana penampilan kita jika mengendarai Honda tipe Jazz RS, memakai jam tangan yang kita beli di pedagang kaki lima, mengenakan pakaian seharga 300 ribu Rupiah, dan memakai sepatu seharga 400 ribu rupiah.

Lalu bagaimana jika sampeyan menemui investor supaya mau berinvestasi sebanyak 5 triliun Rupiah ke perusahaan yang sampeyan kelola, dengan berbekal penampilan seperti itu? Apakah sang investor percaya?

Tentunya seorang investor lebih mempercayai seseorang dengan penampilan bak Bruce Wayne (Batman) jika hendak menginvestasikan uang dalam jumlah yang sangat besar ke sebuah perusahaan.

Sekarang jika sampeyan adalah seorang investor yang saya maksud, sampeyan lebih percaya siapa? Jika sampeyan hendak menginvestasikan uang 5 triliun Rupiah ke sebuah perusahaan. Tentunya orang yang berpenampilan bak Tony Stark (Iron Man) atau Bruce Wayne.

Kenapa Desain Logo Kok Bisa Mahal?

Nah ini point pentingnya, setelah saya bertele-tele menulis panjang lebar ihwal analogi desain logo, hahaha. Mohon maaf ya?

Sepanjang pengetahuan saya selama ini, ada begitu banyak orang maupun studio desain yang menawarkan biaya jasa desain sebuah logo mulai dari ratusan ribu hingga jutaan Rupiah, bahkan ada juga yang menawarkan tanpa biaya atau gratis. Ngeri! 😀

Dan sepanjang pengetahuan saya selama ini, ada begitu banyak orang maupun studio desain yang menawarkan biaya jasa desain sebuah logo mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta Rupiah, bahkan banyak juga yang nilainya puluhan miliar Rupiah. Edyaaan! 😀

Lalu yang membedakan antara desain logo dengan harga jasa ratusan ribu Rupiah dengan biaya jasa puluhan juta Rupiah itu apa? Jujur saja, jawabannya bisa sangat panjang, dan saya khawatir sampeyan bisa bosan atau lelah membacanya, jadi saya coba menjawab sesingkat mungkin, seringan mungkin, meskipun tetap saja panjang sih, hehehe.

Pertama, Karena Pengalaman

Setiap perancang atau desainer grafis pasti memiliki tingkat pengalaman yang berbeda-beda, begitu pula jam terbangnya sebagai seorang desainer. Semakin tinggi pengalamannya, maka semakin besar biaya yang kita keluarkan apabila kita ingin menggunakan jasa desainer tersebut.

Dan sebaliknya, semakin rendah pengalamannya, maka semakin sedikit biaya yang kita keluarkan apabila kita ingin menggunakan jasa desainer tersebut.

Jasa desain logo surabaya
Contoh logo berkelas. Sumber: Unsplash.com

Jadi keputusan ada ditangan sampeyan, apakah sampeyan memperlakukan, memposisikan dan menjalankan suatu perusahaan ibarat mengendarai Bentley Continental atau ibarat mengendarai Honda Jazz.

Jika sampeyan menilai rendah perusahaan yang sampeyan kelola, maka cukup gunakan jasa desainer logo dengan tingkat pengalaman yang rendah.

Namun apabila sampeyan menilai tinggi perusahaan yang sampeyan kelola, maka gunakan jasa desainer logo dengan tingkat pengalaman yang tinggi. Karena sampeyan yang lebih tahu nilai perusahaan sampeyan.

Seorang montir yang berpengalaman menangani mobil mewah, tentu berbeda dengan montir yang hanya berpengalaman menangani mobil angkutan kota. Dan sudah barang tentu biaya jasanya berbeda.

Kedua, Karena Ada Tidaknya Riset

Tidak semua proses desain logo diawali dengan riset atau penelitian, karena setiap pengguna jasa pasti punya pemikiran dan keputusan berbeda.

Apapun metodenya, riset itu butuh biaya, apalagi jika dilakukan di beberapa kota atau bahkan di beberapa negara, biayanya bisa semakin besar. Karena melibatkan banyak orang dan membutuhkan banyak energi, menguras pikiran, dan waktu yang lama pula. Padahal itu masih muter-muter di proses risetnya saja, dan belum menyentuh ke grafisnya.

Lalu apa sih pentingnya sebuah riset atau penelitian itu dalam perancangan sebuah logo? Bukankah intinya outputnya sama juga, masih tetap logo kan? Bukan nasi goreng 😀

Mari kita bayangkan, bagaimana jika kita akan membuat sebuah pesawat terbang tanpa melalui proses riset atau penelitian? Apakah mungkin? Apakah bisa? Tentu saja bisa, karena tidak ada yang tidak mungkin.

Tinggal ambil selembar kertas, terus dilipat-lipat dan jadilah sebuah pesawat terbang! Yes, akhirnya aku punya pesawat.

Kalau kita serius ingin membuat sebuah pesawat terbang seperti Boeing 787, tentu proses riset atau penelitiannya itu lintas disiplin ilmu, gak cukup panggil tukang las saja. Dan itu butuh biaya yang besar dan waktu yang lama. Kalau ingin waktunya dipercepat, tentu harus melibatkan lebih banyak orang, dan ujung-ujungnya biayanya semakin besar.

Ketiga, Karena Hasil Akhirnya Berbeda

Jika sampeyan menggunakan jasa desain logo yang biayanya ratusan ribu atau jutaan Rupiah dan kemudian dibandingkan dengan jasa perancangan logo yang biayanya puluhan hingga ratusan juta Rupiah, tentu hasil akhirnya sudah pasti berbeda.

Apabila sampeyan menggunakan jasa desain logo yang biayanya ratusan ribu atau jutaan Rupiah, paling banyak sampeyan mendapatkan beberapa file master dan sejumlah file JPEG, PNG dan GIF. Dan bonusnya mungkin sekedar desain kartu bisnis atau kartu nama, kop surat, amplop serta map.

Lalu bagaimana jika samepyan menggunakan jasa desain logo yang biayanya belasan hingga ratusan juta Rupiah? Selain mendapatkan puluhan file master dan puluhan file JPEG, PNG dan GIF, sampeyan juga mendapatkan SEBUAH KITAB SUCI. Luar biasa kan? Kitab suci itu disebut GSM yang kepanjangannya adalah Graphics Standards Manual.

Kenapa jasa desain logo kok bisa mahal
Contoh Graphics Standards Manual Nasa. Sumber: Wired.com

Didalam kitab suci itu itu berisi begitu banyak petunjuk tentang bagaimana pedoman untuk menjaga standar identitas visual perusahaan, sehingga tidak keluar jalur dan tidak semerawut (kacau).

Jadi jika sampeyan sudah sepakat untuk memposisikan, memperlakukan dan menjalankan perusahaan ibarat Bentley Continental, kitab suci yang bernama GSM itu bisa menjaga perusahaan sampeyan supaya tidak mendadak berubah seperti sebuah mobil angkutan kota. Astagfirulloh…

Alhamdulillah Sudah Terjawab

Desain logo itu sama halnya seperti investasi, dan semuanya itu dikembalikan kepada sampeyan sang penentu keputusan. Apakah sampeyan ingin investasi emas atau kuningan, itu adalah hak sampeyan sendiri.

Jika sampeyan hanya ingin investasi kuningan, itu tidak ada yang salah. Dan jika sampeyan ingin investasi 80 ton emas murni, itu baru benar-benar cerdas! Tak kasih 4 jempol. 😀

Diakhir blog post ini, saya juga ingin menyampaikan, gunakanlah jasa desain dan branding studio desain saya, namanya Vordava. Insya Alloh sampeyan slamet dunia – akhirat, hahaha, kok diakhiri iklan iki piye.

Selamat pagi, dan selamat beristirahat buat sampeyan yang hendak menuju kasur seperti saya. Terima kasih dan Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🙂

Leave a Reply